Pengusaha Itu Lebih Mulia?

PENGUSAHA ITU LEBIH MULIA?
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

al yad al ulyaa khairun min al yad as suflaa | tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah.

Sering kita menemui jargon bahwa Tangan Di Atas lebih MULIA dibandingkan Tangan Di Bawah.

Dalam bahasa Arab versi Alquran, khayr itu artinya lebih baik dari sisi materi. Makna kata per kata dari Hadits di atas adalah Tangan Di Atas adalah lebih baik dari sisi HARTA dibandingkan dengan Tangan Di Bawah. | OK deh bisa dimaknai: mental MEMBERI itu lebih baik dibandingkan dengan mental MENERIMA.

Profesi APAPUN (mau pengusaha atau pegawai atau tukang becak atau OB sekalipun), jika punya MENTAL MEMBERI maka tentu ini lebih baik dibandingkan mental menerima. | Hadits itu PUN ternyata pake kata KHAYRUN, tidak menggunakan kata AHSAN (artinya lebih baik, namun di sisi etis dan estetis) atau AKRAM (artinya lebih mulia).

Kenapa al yad al ulya khayrun min al yad as sulfaa bisa dimaknai Tangan Di Atas LEBIH MULIA dibandingkan dengan Tangan Di Bawah? | Ya saya tidak tahu kenapa bisa begitu.

Mari kita ikut Alquran saja. Inna akramakum ‘indaLlaahi atqaakum. Sungguh yang PALING MULIA di sisi Allah adalah yang paling TAQWA di antara kamu.

Jadi, PROFESI APAPUN bisa menjadi LEBIH MULIA atau BAHKAN PALING MULIA tentu DI SISI ALLAH, jika kita BERTAKWA. | Bukan apakah dia Pengusaha atau Pegawai atau Direktur atau OB. Semua punya peluangan yang SAMA untuk menjadi yang PALING MULIA DI SISI ALLAH.

Demikian. | waLlaahu a’lamu bishshowaab

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s