Bidayah – 000.004

[BDYH-000.004]
Sabar dan Tabah dalam Belajar

Kitab Bidaayah al Mujtahid wa Nihaayah al Muqtashid – masterpiece Ibnu Rusyd bidang Fiqh – ini hanyalah satu saja dari samudera kitab kitab klasik nan amat luas. Kitab Fiqih aja ada banyak. Makanya saya namai @NgajiBidayah bukan @NgajiFikih apalagi @NgajiIslam

Ini pun saya sendiri juga baru berusaha mempelajarinya, memahaminya, mengamalkannya, memahamkannya. Ayo bareng-bareng ya. Hehe.

Kitab ini pun lazimnya butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa dipahami bahkan tentu diamalkan dan dipahamkan. Tak apalah karena uthlubul ‘ilma walaw bishshiin (raihlah ilmu walaw ke negeri China), uthlubul ‘ilma minal-mahdi ilal-lahdi (raihlah ilmu dari buaian sampai liang lahat).

Tentu saja tholabul ‘ilmi fariidhotun ‘alaa kulli muslimin wa muslimatin. Mencari dan meraih ilmu itu fardhu bagi muslim laki-laki dan muslim perempuan.

Selain itu, Kitab Ta’lim al Muta’allim Thariiq at Ta’allum juga bilang gini:

وأنشدت وقيل إنه لعلي ابن ابي طالب كرم الله وجهه

Syair [yang semakna tapi redaksi sedikit beda dapat ditemukan dalam antologi Imam Syafii), bahwa tlah didendangsapakan padaku, katanya nih katanya syair tersebut adalah gubahan Ali ibn Abi Thalib (karrama aLlaahu wajhah – Allah memuliakan wajahnya), begini bunyinya:

الا لا تنال العلم الا بستة – سأنبيك عن مجموعها ببيان
ذكاء وحرص واصتبار وبلغة – وإرشاد أستاذ وطول الزمان

Ahh.. Ingatlah bahwa TIADA kan bisa mampu meraih ilmu KECUALI dengan enam perkara atau PERILAKU. Sini sini aku rinci jelasin semua:

1. Dzaka`un. Cerdas. Encernya otak. Siap olah otak. Siap memanfaatkan keberadaan akal, pikiran, pencermatan, pemahaman.

2. Hirshun. Rakus ilmu. Semangat. Meluap luap energi belajar. Batre nyala. Hehe.

3. Ishtibaarun. Sabar. Ya sabar. Tabah. Ikhlas. Syukur. Wah itu sepaket. Jangan gak sabar lah.

4. Bulghotun. [Punya] bekal. Nduwe sangu. Modal dong. Minimal yaa ada gadget. Install aplikasi. Perlu effort kan. Perlu biaya kan.

5. Irsyaadu ustaadzin. Piwulange guru. Coachingnya guru. Mentoringnya guru. Cerdas bijaknya guru. Ruh pembimbingan dari guru. | Perhatikan tata katanya. Kata “Guru” (ustaadz) ditempatkan di belakang kata keterangan “irsyaad”. Silahkan dirasa-rasa saja maknanya.

6. Thuuluzzamaan. Panjangnya waktu. Dowone mongso. | Gak hanya sekedar waktu yang panjang, tapi panjangnya waktu. Ya gak bisa instan dong. Enak aja. Hehe

Nah, itu semua lazimnya memanglah harus ada di kita semua jika mau dalam kondisi majelis ilmu.

Sabar ya

Wallaahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s