Bidayah – 000.014

[BDYH-000.014]

وأما ما سكت عنه الشارع من الأحكام فقال الجمهور: إن طريق الوقوف عليه هو القياس. وقال أهل الظاهر: القياس في الشرع باطل، وما سكت عنه الشارع فلا حكم له

Adapun tentang hukum yang gak bisa dijelaskan SECARA TEKSTUAL lugas oleh syariat, menurut jumhur/mayoritas ulama ialah dengan menggunakan jalan atau metode pendekatan QIYAS. Namun, Ulama madzhab Zhahiri sih bilang bahwa pendekatan Qiyas ini adalah batil, ditolak, gak diterima. Menurut madzhab ini, apa yang gak bisa dijelaskan oleh SYARIAT, maka sama sekali gak ada hukumnya.

ودليل العقل يشهد ثبوته [أي ثبوت القياس. دار الحديث]، وذلك أن الوقائع بين أشخاص الأناسي غير متناهية، والنصوص والأفعال والإقرارات متناهية،.

Dan (namun) dalil aqli/rasio ijtihadiyah rasanya terlihat cukup. Perlu tetep ada Qiyas. Tentu berdasar pada Hadits. Karena peristiwa atau case case yang terjadi di tengah-tengah individu manusia manusia itu seakan tiada kan pernah habis. Dan sedangkan NASH dan HADITS yang berisi sabda, tindakan/perbuatan Rasulullah SAW, serta iqrar dan/atau persetujuan dan/atau pengakuan Nabi SAW itu terbatas (jika dibandingkan berbagai fenomena factual dan actual), sehingga gak memadai dan SECARA TEKSTUAL gak bisa lugas memberikan solusi atas masalah-masalah yang mereka hadapi.

ومحال أن يقابل ما لا يتناهى بما يتناهى

Maka muhal alias gak mungkin menghadapkan atau mensinkronisasi sesuatu yang tiada batas gak habis-habis dengan sesuatu yang terbatas.

waLlaahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s