Ada Konsekuensi Akad

ADA KONSEKUENSI AKAD
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

Sholih(in+at) yang disayang Allah..

Apa yang dimaksud dengan adanya konsekuensi akad? | Perhatikan bahwa yang membedakan antara Bank Syariah dengan Bank Murni Riba adalah akadnya. Ya, akad dengan segala konsekuensinya yakni dari sisi filosofi, konsep, skema, mekanisme operasional, hak, kewajiban, dan risiko.

Apa bedanya akad di Bank Murni Riba dengan akad di Bank Syariah? | Akad di Bank Murni Riba semuanya berbasis bunga, baik untuk sisi pendanaan maupun kredit. Untuk sisi Jasa dan layanan sih fee based income.

“Di sisi Dana, kalau di Bank Murni Riba ya tahunya hanya akad SIMPANAN berbasis bunga. | Di sisi Kredit, kalau di Bank Murni Riba ya tahunya hanya akad PINJAMAN berbasis bunga. Sudah, begitu saja. Keduanya skema qardh jarra manfa’ah alias MURNI RIBA.” | ILBS Quotes.

Bagaimana dengan Akad di Bank Syariah? | Bank Syariah akan menyesuaikan dengan akad yang logis dan wajar. Disesuaikan dengan tujuan akadnya apakah profit atau nonprofit, apakah jual beli barang atau bagi hasil, atau akad berbasis jual beli jasa atau akad berbasis jual beli manfaat. Nah, setiap akad memiliki karakteristik, skema, mekanisme, dan konsekuensi yang berbeda-beda.

Bank Syariah juga akan membedakan antara akad dan waad. Akad adalah Perjanjian Kerja Sama atau Kontrak antara Pihak I dengan Pihak II dan/atau dengan Berbagai Pihak yang terpenuhi rukun dan syarat sahnya akad. Sedangkan Waad adalah JANJI untuk nantinya akan melakukan TRANSAKSI (akad). Namanya janji ya baru merupakan janji, seperti Line Facility, Memorandum of Understanding (MOU), baru merupakan Offering Letter, secara TEKNIS baru memberikan Down Payment (DP) dan sejenisnya. Waad ini biasanya tidak merinci hak dan kewajiban masing-masing pihak, meskipun sifatnya mengikat.

Bagaimana Akad itu bisa disebut sudah lengkap? | Ya ketika rukun dan syarat akad sudah terpenuhi. Misalnya akad jual beli di Bank Syariah, ketika rukun dan syaratnya sudah terpenuhi maka sudah sah terjadi akad Jual Beli. Barang sudah menjadi hak milik dan ada kuasa penuh untuk menggunakan barang tersebut baik menjual kembali ke pihak lain, mengagunkan, menyewakan, dan sebagainya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s