Hindari Conflict of Interest

HINDARI CONFLICT OF INTEREST
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

Pak. Maaf tanya.

A perusahaan pembeli.

B pejabat/pegawai perusahaan A bagian pembelian.

C1 = Pemasok 1

C2 = Pemasok 2

C3 = Pemasok 3

Harga dan kualitas ketiganya sama. Namun si B memilih C3.

Jika ada case C3 dan A bertransaksi jual beli normal tanpa ada komisi yang gak jelas / risywah kepada si B, akan tetapi pada suatu saat karena si B punya usaha trading barang maka si B mensupply normal harga dan barangnya ke perusahaan C3, apakah hukumnya? Karena bisa dilihat dari beberapa sudut pandang.

Di satu sisi C3 menghargai B dan memberi kesempatan kepada B untuk menjual barangnya ke C3. Dengan harga normal / wajar.

Di sisi lain apakah itu termasuk risywah ? Atau bagaimana ? Mohon penjelasanya karena seperti saling memberi kesempatan jual beli..

IFHAM: Jika B ada bisnis lain dengan C3, B sebagai wakil dari A, ketika tender, pilih C1 atau C2 saja.

RHW: Memang jika B bisnis dengan C3 bisa menimbulkan “conflict of interest” juga

IFHAM: Sangat

RHW: Singkat dan dimengerti. Jazakalloh pak ifham.

IFHAM:  waLlaahu a’lamu bishshowaab

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s