Maqashid Syariah

MAQASHID SYARIAH
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

Aturan Syariah sisi Ibadah maupun dibuat agar bisa mencapai maqashid Syariah. Tujuan atau maksud dari Syariah ditata, yakni terpeliharanya jiwa, akal, agama, harta dan keturunan.

Syariah ditata untuk menjaga nafs alias nafsu atau nyawa atau jiwa. Jiwa yang tetap bernyawa dan punya spirit dan mental yang sehat.

Syariah ditata kelola juga untuk mencapai tujuan terpeliharanya akal. Akal adalah ciri hewan jenis manusia (al insaanu hayawaan an naatiq – manusia adalah hewan yang berakal, berpikir, berbicara, berlogika).

Syariah ditata kelola juga agar tetap menjaga tegaknya agama. Agama sebagai panduan hidup harus tetap terpelihara agar hidup manusia lebih tertata kelola dengan rapi. Di sisi inilah letak pusat atau fokus ritual fikih Ibadah.

Syariah menjaga, memelihara dan menata kelola harta. Di antara dari ilmu al haal yang wajib dipahami dan diamalkan adalah ilmu al buyuu’ (ilmu jual beli), juga ilmu at tijaarah (ilmu dagang dan transaksi bisnis bermotif profit).

Pensucian harta bisa ditempuh dengan sedekah dan zakat. Khudz min amwaalihim shadaqatan tuthohhiruhum wa tuzakkiihim.

Berikutnya adalah menjaga keturunan. yaa ayyuhalladziina aamanuu quu anfusakum wa ahliikum naaran.. jagalah diri dan keluargamu dari api neraka.

Jadi, silahkan syariah ditata kelola dengan baik, dalam rangka mencapai maqashid syariah sisi jiwa, akal, agama, harta dan keturunan.

Demikian. waLlaahu a’lamu bishshiwaab

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s