Mencermati Jenis Larangan

MENCERMATI JENIS LARANGAN
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

Ada banyak cara Allah dan Rasulullah SAW mengungkapkan pilihan kata sebagai larangan atas sesuatu.

Paling tidak, ada beberapa pilihan kata larangan dalam Alquran dan Hadits berikut ini:

Hurrimat: diharamkan.

Harrama: (Allah) mengharamkan.

Nahaa: (Rasulullah) menahan atau mencegah.

Laa: jangan.

Laa taqrabuu: jangan dekati.

Ijtanibuu: jauhi.

Fajtanibuu: jauhi.

Laa yahillu: tidak menghalalkan.

Laa halaala: tidak halal.

Laa yajuuzu: tidak membolehkan.

Laa ta`kuluu: jangan makan.

Dan lain lain.

Masing-masing memiliki fungsi, makna, posisi, maksud, tujuan, dan arahan yang berbeda-beda.

Dari semua larangan tersebut di atas, hanya 2 yang to the point bilang HARAM, yakni hurrimat dan harrama. Selebihnya tidak tegas lugas dengan kata-kata haram.

Contoh yang lugas diharamkan adalah makan darah, makan daging babi, bangkai, makan hewan yang disembelih tidak menyebut asma Allah. Dan lain sebagainya.

Nahh.. tentu semua larangan tersebut masuk KRITERIA sebutan TIDAK SESUAI SYARIAH.

Dan larangan tersebut pasti hadir karena terlalu dekat atau bahkan sama dengan HARAM.

Demikian. | waLlaahu a’lamu bishshowaab

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s