Titip = Pinjaman

TITIP = PINJAMAN
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

Pertanyaan dari ILBS Amana Club 04

“Jika nsbh simpan dananya di bank syariah pake akad wadiah (titipan). Mnrt konsep fiqh wadiah, brg yg diwadiahkan tdk boleh diutak-atik atau dipakai oleh bank. Setiap saat nsbh mau tarik dana tersedia. Dan nsbh tdk mendpt bagi hasil. Namun coba di cek dlm akuntingnya bank, apkh pos dana wadiah dipisah tersendiri ataukah digabung sbg bagian dari perhitungan rasio2 misal rasio FDR (financing to deposit ratio). Jd kalo mau jujur dan fair serta strict dgn aturan wadiah, bank tdk boleh pake dana itu digabung sama yg lain utk kucurkan kredit atau pembiayaan.”

JAWAB

Diary ILBS, teman teman yang disayang Allah

Fikih Wadiah atau Fikih Titip dalam kehidupan sehari hari ada 2 jenis, (1) Titipan yang gak boleh dipake (wadiah yad amanah), dan (2) Titipan yang boleh dipake (wadiah yad dhamanah).

Perhatikan kaidah titipan yang boleh dipake. Titipan kok boleh dipake, maka OTOMATIS akan berubah menjadi PINJAMAN. Berlakulah kaidah pinjaman.

Sebagaimana prinsip penempatan dana di Bank Syariah, hanya ada 2 jenis akad. Ketika kita punya Tabungan, Giro, Deposito, maka akan ada 2 jenis akad: (1) kita minjemin bank syariah; atau (2) kita ngasih modal kerja buat bank syariah.

Kembali ke titipan. Titipan yang boleh dipake maka akan sama dengan PINJAMAN. Dalam pinjaman, pemberi pinjaman haram minta hasil/profit (pinjemin 100 ya balikinnya ntar 100), penerima pinjaman haram janjikan hasil/profit. Tapi tidak ada larangan bagi penerima pinjaman untuk menggunakan PINJAMAN tadi untuk buka usaha bermotif profit.

Oleh karena itu ya hal yang wajar wajar saja jika dana titipan yang boleh dipake ini diakui sebagai SUMBER DANA oleh Bank Syariah yang bisa dijadikan sebagai sunber dana yang DISALURKAN kepada masyarakat dalam akad PEMBIAYAAN. Dan oleh karena ini, sangat wajar jika dana TITIPAN ini boleh dimasukkan dalam unsur perhitungan Financing to Deposit Ratio (FDR) dan hal lain terkait.

Tidak ada larangan.

Sehingga jika kita mau jujur dan strict dengan aturan wadiah, akan menyadari bahwa ternyata produk berbasis titipan di Bank Syariah ada 2 jenis, yakni:

(1) titipan gak boleh dipake, gak boleh diutak atik (misalnya produk SDB – Save Deposit Box); dan

(2) titipan yang BOLEH diutak atik yakni rekening tabungan atau giro berbasis titipan.

Demikian. WaLlaahu a’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s