Transaksi Syariah = Logis

TRANSAKSI SYARIAH = LOGIS
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin

Kandungan ajaran Islam ada tiga: aqidah, akhlak, syariah. | Yes, transasi apapun bermula dari sini. Dari sinilah dimulai REVOLUSI MENTAL Bisnis Keuangan. Jika skema Bisnis dan Keuangan secara konsisten mengikuti kaidah-kaidah ini, maka akan terwujud transaksi logis serta menyejahterakan pelakunya dan umat.

Aqidah ituuu KEYAKINAN, yang bisa disejeniskan dengan makna ikatan, keteguhan, kokoh, kuat, kagak goyah. Aqidah bahas keyakinan hati dan raga kita terhadap siapa Tuhan sekaligus siapa Rabb sekaligus siapa Maharaja kita. Juga keyakinan terhadap utusan Tuhan, para malaikat, hari akhir, qodho dan qadar. Yakin dengan ajaran Allah lewat Alquran dan Hadis Rasulullah ShallaLlaahu Alayhi wa Aalihi wa Sallam, meski kita gak pernah secara fisik melihat dan ketemu Rasulullah.

Kemudian, Akhlak membahas etika dan estetika. Akhlak adalah buah dari aqidah dan keimanan. Akhlak bahas tindak tanduk, adab, sikap, perilaku yang indah menurut Allah dan Rasulullah. | Hadis bilang bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling baik (ahsan) akhlaknya dan yang paling bermanfaat bagi manusia:

خيرالناس احسنهم خلقا وأنفعهم للناس

Sementara itu, Syariah merupakan ajaran menuju Allah. Ajaran ya berupa aturan dan larangan. Syariat ini perantara menuju Tuhan selain hakikat dan ma’rifat kepada Allah dan semesta. Syariah berisi aturan dan larangan yang bersumber pada Alquran dan Hadis. Keduanya adalah teks yang muncul dalam konteks. Nash yang muncul ada “asbaab an nuzul” konteks. | Ulama dan kita kita nih coba memaknai dan menafsirkan Alquran dan Hadis tersebut. Penafsiran alias dalil Aqli (campur tangan akal kita) atas Alquran dan Hadis disebut FIKIH. Dalil Aqli ini adalah kesenyataan, emang udah seharusnya ada.

Syariah dipilah menjadi IBADAH dan MUAMALAH. Ibadah nih mengatur hubungan vertikal kita dengan TUHAN. Muamalah mengatur hubungan kita dengan semesta realitas, termasuk dengan manusia, bumi, hewan, tumbuhan. Sehingga FIKIH pun ada dua jenis, yakni Fikih Ibadah dan Fikih Muamalah.

Hukum asal dari FIKIH IBADAH adalah SEMUA DILARANG kecuali emang ada aturannya. Plis jangan kreatif sholat subuh 3 rekaat. Hukum asal dari FIKIH MUAMALAH adalah SEMUA BOLEH kecuali emang ada aturannya. | Naaaahhh.. Urusan kita dengan SELAIN Allah nih, kita boleh kreatif, inovatif dan mengada-adakan sesuatu sepanjang memang gak ada dalil larangannya.

Ada 5 gradasi hukum dalam Islam, yakni wajib, sunnah, mubah, makruh, haram. Perhatikan transaksi hukumnya. Wajib: dilakukan berpahala, gak dilakukan maka dosa. Sunnah: dilakukan berpahala, gak dilakukan gak apa apa. Mubah: dilakukan atau enggak ya oke aja, niatkan ibadah biar berpahala. Makruh: dilakukan gak apa-apa, gak dilakukan berpahala. Haram: dilakukan dosa, gak dilakukan berpahala.

Itu transaksi Syariah, ada dosa ada pahala. Ada juga transaksi hakikat dan ma’rifat kepada Allah yang tentu kita berpamrih gak hanya sekedar urusan dosa dan pahala.

RUMUS MUAMALAH

Kenapa dalam Muamalah ada transaksi DILARANG? | Ya PASTI karena transaksi terebut GAK LOGIS. Dan yang gak logis dalam Muamalah itu pasti zhalim.

Kenapa dalam Muamalah transaksi itu BOLEH dan dikatakan SESUAI SYARIAH? | PASTI karena transaksi tersebut LOGIS. Dan yang logis dalam Muamalah itu pasti gak zhalim.

BISNIS dan sistem KEUANGAN itu ada dalam ranah Muamalah. Jika Bisnis itu gak logis, pasti Bisnis itu gak sesuai Syariah. Jika mau sesuai Syariah, ya Bisnis itu bikinlah logis dan masuk akal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s